PAPUA SEHAT BLOG

January 26, 2009

Dari Pelayanan Kesehatan di Minsel

Filed under: Tautan — YAKIN PAPUA SEHAT @ 1:55 am

19 Tahun Terpendam
Benda Asing di Lubang Hidung Lidya Diangkat

Cukup lama menderita sakit akibat benda asing yang tertanam di lubang hidung, akhirnya Lidya Moroki ( 21 ), warga Ritey ( Amurang – red ) dapat bernafas lega. Dengan bantuan dr. Taba SpTHT, dari Tim Peduli Kasih Papua, berhasil mengangkat benda seperti batu dari hidung Lidya.
Anak pasangan Piter Moroki dan Eri Lintang ini sudah sekian lama menahan rasa sakit. Namun sakit sang anak berhasil disembuhkan karena jamahan Tuhan melalui kunjungan Tim Peduli Kasih Papua, dalam rangka peringatan HUT ke 74 GMIM bersinode di Minsel, yang disponsori oleh Keluarga Gerungan Wala.

Benda asing setelah dikeluarkan

Benda asing setelah dikeluarkan

Menurut cerita sang ibu ( Eri-red ), keanehan yang dialami oleh anaknya ini sudah cukup lama dia amati. Apalagi lubang hidung Lidya sejak usianya mengnjak 2 tahun sudah berbau.
Melihat keadaan sang anak yang kesakitan, sejak saat itu dia langsung memeriksakan anaknya kepda paramedis yang ada di kampung halaman mereka. Hanya saja ketika itu dokter tidak pernah memeriksa hidung Lidya. Mereka ( para dokter-red ) hanya memberikan resep obat untuk Lidya.
” Dari itu dia umur 2 tahun kasiang baru dapa tahu skarang, kalo ada sesuatu di dalam idong ( hidung-red ). Jadi kita nyanda sangka kalo cuma karna itu kong dia saki bagini. So lama kasiang torang ja bawa pa dokter di Amurang, mar cuma ja dapa resep. Nanti skarang dia so 21 tahun kong boleh dapa tahu, kong dokter cabu se kaluar,” tutur ibu Eri dengan nada senang bercampur haru, sambil menambahkan bahwa akibat penyakit itu, Lidya tidak lagi bersekolah sejak SMP. Padahal kakaknya ( kembara laki-laki ), saat ini sementara study di salah satu perguruan tinggi di Manado.
Saking senangnya, Ibu Eri tak henti-hentinya menaikkan syukur kepada Tuhan, bahkan dia berterima kasih karena anaknya boleh terlepas dari penderitaan sakit, kepada Panitia HUT ke-74 GMIM bersinode, para dokter dan khususnya keluarga Gerungan-Walla ( Ny Meyta Gerungan–Walla, SE. MM dan Drs Hangky Gerungan ), yang telah menjadi saluran berkat buat keluarganya.
Sementara itu, menurut keterangan dr Titus, bahwa benda tersebut sudah cukup lama berada di dalam hidung Lidya, hanya saja dia tidak dapat memastikan berapa lama benda itu berada di dalam hidung Lidya. Kata dr, benda tersebut sudah mengalami proses kalsifikasi ( pengapuran-red ) dan membentuk seperti batu.

tim-pelayanan-kasih-peduli-papua

Tim Pelayanan Kasih Peduli Papua bersama Ibu Meyta Gerungan

Sumber : Media Sulut, 6 Oktober 2008

Masyarakat menanti dengan sabar

Masyarakat Tumpaan dan sekitarnya menanti dengan sabar

4 Comments »

  1. Duuuh ngeri banget, maaf nih jadi tak mampu memberikan komentar apa pun…

    Comment by nia — January 30, 2009 @ 8:33 am

  2. Maaf, ya. Kami sudah hapus gambar itu.

    Comment by tiffa08 — February 7, 2009 @ 12:49 am

  3. Nice… Gbu..

    Comment by Milisi Waraney — March 20, 2012 @ 8:50 pm

  4. Makasih sahabat. Gbu

    Comment by tiffa08 — October 24, 2012 @ 11:47 pm


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: